Anak ke 2 dari dua bersaudara atau tiga bersaudara sama saja. Entah hanya gue yang ngerasain atau kalian yang ngebaca ini juga ngerasain Pedih jadi anak ke 2. Anak tengah tengah, iya gue dari tiga bersaudara sedikiy cerita keluh kesah gue selama ini memang tak sepantasnya gue cerita ini karna ini pribadi. Mungkin nanti dari kalian yg bisa kasih masukkan atau saran untuk gue biar bisa ngerubah ini jadi lebih baik.
Gue gatau ego gue yang besar atau memang org tua gue yang pilih kasih...
Dibalik senyum dan tawa gue main seneng semuanya lenyap ketika berada dirumah kumpul sama keluarga, gue cuma ngerem tiduran dikamar mengasingkan diri gue dr keluarga gue sendiri. Sebagai anak perempuan memang udah wajib untuk membantu terutama ibu, sifat iri gue terhadap kaka dan ade gue yang mula mula biasa aja lama kelamaan jadi besar karena Pilih Kasih orang tua gue sendiri.
Gue gak pernah minta banyak sama orang tua gue , meminta hanya untuk kebutuhan penting aja. Gak pernah minta uang beli ini itu untuk trend anak jaman sekarang gak sama sekali. Berbeda sama kaka yaps gue iri banget sama kaka gue (cowo) kaka yang selalu dapet apapun dari orang tua gue tanpa susah payah memohon dan harus mengerjakan suatu hal berbeda dengan gue yang harus memohon menunggu berhari hari dan alhasil no besar gak keliatan.
Apa gue wajar iri? Gue bingung sekarang harus seperti apa orang tua gue diemin gue sampe sekarang, gue butuh ini itupun malu untuk meminta. Kegiatan sekarang juga berangkat kuliah pulang tidur tanpa basa basi sama orang tua gue sedikitpun. Gak tau gak paham apa mau nya orang tua. Semua keinginan dia untuk gue kuliah gue turutin, gue ngebantu mereka segala hal selagi gue mampu untuk mengerjakan, gue sabar atas perilaku ini. Andai orang tua gue tau ini... "bu, pa.... aku gak pernah minta lebih apapun cuma kasih sayang dari kalian, perhatian dan bantu aku untuk menjalani hidup, bimbing aku. Ajari aku untuk menatap masa depan tuntun aku, aku belum mampu berjalan sendiri tanpa kalian... aku sayang kaliannnn tengok aku disini, kesepian tanpa arah.... bimbang, ragu dan kurang percaya diri tanpa kalian. Aku berasa hidup sendiri padahal aku dekat dengan kalian. Bu, pak..... aku mohon jangan beri aku cobaan terlalu berat ini aku mau seperti anak2 lain merasa bahagia ketika dirumah"
Gue gak berani untuk berucap kata ini, ketika pilihan datang "berbicara semua selesai atau tak berbicara seperti ini terus".
0 komentar:
Posting Komentar